Antara ya dan tidak, apa yang mulai ku pikirkan jika ku harus memilih satu dari kedua hal tersebut. Itu memang suatu pilihan yang berat dan selalu memberikan resiko yang akan terjadi dari pengambilan keputusan itu. Tapi di antara kedua pilihan itu ada sesuatu yang tak kita pikirkan, yaitu kata mungkin.
Mungkin merupakan suatu kata yang bermakna ragu ragu akan sesuatu hal.
“Mungkin ya dan Mungkin tidak”
Hal itu dapat menimbulkan keraguan bahkan bimbang dalam mengambil suatu keputusan. Kata mungkin dapat menghilangkan sebuah keberanian dalam mengambil suatu keputusan. Kita harus tegas dalam katakan sesuatu, katakan ya jika itu ya dan katakan tidak jika itu tidak. Jangan plin-plan dalam mengambil suatu putusan. Lihat negeri yang kita diami bahkan berikan pengalaman yang menguji kesabaran kita. Di dalam negeri ini banyak manusia yang ragu akan pengambilan keputusannya, bahkan aku pun ragu dalam menulis tulisan ini. Tapi aku tak keberatan jika banyak dari kalian yang membaca tulisan ini memberikan caci maupun nasihat ataupun suatu kritik yang membangun. Itu memang sudah menjadi konsekuensi yang aku harus terima. Begitu pun dengan pengambilan kebijakan oleh para pemimpin kita yang diberi amanat untuk menjalankan rumah tangga yang ada di negeri ini. Apakah kebijakan kebijakan yang mereka ambil suatu keputusan yang diambil dengan tindakan tegas atau malah diambil dengan tindakan ragu dan penuh kebimbangan.
Antara ya dan tidak, antara benar dan salah, antara true dan false.
Kita makhluk yang berpikir bukan makhluk yang hanya mengandalkan hati dan perasaan. Kita hanya bisa berbuat apa yang dianggap kita benar dan menghindari apa yang dianggap kita salah.
Antara ya dan tidak, aku mempercayai kebikan kebijakan yang pemerintah ambil untuk kita.
Filed under: pikiranku | Tagged: Add new tag, pikiranku