Posted on September 16, 2008 by aku suryana
muak aku dengan segala yang kau perbuat
muak aku dengan pengingkaran akan yang kau ucap
muak aku dengan senyum yang malah torehkan luka padaku
muak aku dengan segala kekurangan yang ku punya
tapi
aku
bangga akan kelebihan yang ku miliki
bangga akan tanah yang ku pijaki
bangga akan sahabat yang mengelilingi ku
bangga akan hidup yang ku tempuh
dengan semua yang kucintai
Filed under: Uncategorized | 1 Comment »
Posted on September 4, 2008 by aku suryana
malam yang ditaburi bintang bintang
kembang tidur yang basahi pikiran ku
aku melihat apa yang terbayang oleh hati ku
aku merasa apa yang terasa oleh indera ku
aku melihat negeri yang dikelilingi air
negeri hijau yang didiami oleh ibu dan anak anaknya
makmur dan permai negri itu
penuh nikmat dan anugerah yang patut disyukuri
tapi mimpi ku buyar dan lenyap ditelan omongan kakak kakak ku
kakak kakak yang ibu lahirkan hanya untuk membual dan menghiasi hidupnya dengan janji janji palsu
penuh kebusukan dan drama yang datangkan lembaran hijau bagi hidupnya
aku heran
ada apa dengan negeri yang ibu diami
negeri yang aku banggakan
karena aku dilahirkan ibu di negeri ini
aku prihatin sekali
mungkin ibu pertiwi sudah wafat
dibunuh oleh perilaku anak anak nya
ada apa dengan ibuku
benar yang dikatakan oleh saudara Harji
surat yang saudara Harji buat
apakah sampai pada tangan ibu
atau ibu sudah wafat
dibunuh oleh kelakuan anak anak yang dilahirkannya
Filed under: pikiranku | Leave a Comment »
Posted on August 20, 2008 by aku suryana
Mungkin aku ingin bertanya pada kalian, apa itu sakit?
Mengapa harus ada rasa sakit yang dialami oleh makhluk yang ada di bumi ini.
Bagaimana rasa itu muncul pada kehidupan kita?
dan Darimana datangnya rasa itu?
Sakit ….aku bisa merasakan sakit
kenapa aku bisa merasakannya
mungkin karena aku punya rasa yang merupakan kodrat aku
apa mungkin negeri yang ku diami juga bisa merasakan rasa sakit itu?
apa mungkin ibu pertiwi bisa meneteskan air mana?
hanya kita yang tahu….
karena kita makhluk yang mendiami bumi ini
yang hidup di atas pijakan yang selalu kita cintai,
mungkin itu juga kalau kita peduli dan punya hati
Filed under: pikiranku | Leave a Comment »
Posted on August 19, 2008 by aku suryana

Sebenarnya nilai dan essensi apa yang tertanam pada naskah proklamasi….
Ada atau tidak,,,,,,,,,,,Apa hanya sebatas carikan kertas tua yang dinodai oleh tetesan tinta ??????
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on August 19, 2008 by aku suryana
Dalam petang yang merenungi hari,
ku renungi arti merdeka bagi aku,
pewaris negeri yang telah para pejuang proklamasikan ,
hingga negeri yang ku diami memilki suatu kedaulatan.
Aku terus mencari kenapa kita harus memproklamasikan kemerdekaan
dalam alam pikiranku”
Proklamasi ada mungkin sebagai momentum untuk kita agar kita ini merupakan bangsa yang kuat, bangsa yang tak kenla menyerah jika suatu masalah menyapa kita dari depan.”
Prolamasi bukan berarti kita itu merdeka sepenuhnya.
Kita belum mendapatkan kemerdekaan yang mutlak hanya dengan sebuah peristiwa proklamasi. Kita harus mem-proklamasi-kan kemerdekaan dan kebebasan kita sendiri,buat negeri yang kita diami bangga akan diri kita. Bahwa negeri ini dihuni oleh manusia yang selalu berpikir akan nasib yang dialami negeri ini.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on August 19, 2008 by aku suryana
Hei…..Kenapa Indonesia begini?
banyak lontaran kata dan layang pemikiran akan bangsaku pada hari ini…
ku berjalan di jalanan kota yang megah dijulangi oleh tiang tiang berujungkan bendera ku
bendera negeri ini
sang saka merah putih
sekarang beliau berkibar di langit nusantara
bulan ini musimnya dikibarkannya bendera negara kita
mungkin itu suatu wujud rasa nasionalisme
nasionalisme zaman sekarang ini mungkin
di pelosok negeri digelar upacara penaikan bendera
tak lupa juga penurunannya….
pada hari itu semua orang menghormati ia dengan telapak tangannya….
tapi kenapa hanya sebatas hari itu saja
bendera kita diberi perhatian lebih…..
mungkin itu wujud rasa nasionalisme zaman modern sekarang….????
atau hanya sekedar formalitas belaka…
yang terpenting itu jiwa dan nilai nilai perjuangan yang diwariskan para pejuang kemerdekaanlah yang seharusnya selalu tertanam pada jiwa jiwa masyarakat Indonesia sekarang ini….
aku juga kurang mengerti dari wujud kongkrit nasionalisme itu sendiri
tapi aku tak ingin di pikiranku
rasa nasionalisme itu hanya sebuah benda abstrak belaka
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on August 19, 2008 by aku suryana
merdeka itu
awal suatu pemikiran anak bangsa
dari hati mereka
dari kepala mereka
dari nurani mereka
dan dari rasa peduli mereka
pada bangsa dan negeri
atau ibu pertiwi
merdeka itu
awal dari suatu pembaharuan
awal dari suatu perubahan
awal dari suatu peradaban
yang menjunjung keadilan yang berkesejahteraan
merdeka itu
benda abstrak yang mengukiri hati yang terbelenggu
jiwa yang terasa dijajah
raga yang sedang teraniaya
bahkan pikiran yang selalu dikekang
untuk bebas berkreasi
bebas melontar lisan
bebas melangkah dan bergerak
merdeka itu
suatu batu loncatan
untuk terbang ke kehidupan yang kau cari
untuk nikmati hidup yang pro akan kebebasan
untuk putuskan rantai yang membelenggu persatuan
merdeka itu
kodrat untuk manusia
hak yang harus mereka terima
buah manis yang setiap orang pun boleh mencicipinya
merdeka itu
karya anak bangsa yang harus diperjuangkan
oleh aku,
kamu,dan kalian
untuk aku,
kamu,dan kalian
merdeka itu
akhir penindasan
awal pemikiran
untuk sebuah perubahan
untuk negeriku
Indonesiaku
Bandung ,19Agustus2008
Filed under: pikiranku | Leave a Comment »
Posted on August 4, 2008 by aku suryana
Kekeringan dapat diartikan sebagai kondisi tanah yang kekurangan air. Sekarang coba kalian pikirkan bagaimana jika negeri ini kering akan pemimpin yang adil dan bijak?
Filed under: Uncategorized | 3 Comments »
Posted on August 4, 2008 by aku suryana
Antara ya dan tidak, apa yang mulai ku pikirkan jika ku harus memilih satu dari kedua hal tersebut. Itu memang suatu pilihan yang berat dan selalu memberikan resiko yang akan terjadi dari pengambilan keputusan itu. Tapi di antara kedua pilihan itu ada sesuatu yang tak kita pikirkan, yaitu kata mungkin.
Mungkin merupakan suatu kata yang bermakna ragu ragu akan sesuatu hal.
“Mungkin ya dan Mungkin tidak”
Hal itu dapat menimbulkan keraguan bahkan bimbang dalam mengambil suatu keputusan. Kata mungkin dapat menghilangkan sebuah keberanian dalam mengambil suatu keputusan. Kita harus tegas dalam katakan sesuatu, katakan ya jika itu ya dan katakan tidak jika itu tidak. Jangan plin-plan dalam mengambil suatu putusan. Lihat negeri yang kita diami bahkan berikan pengalaman yang menguji kesabaran kita. Di dalam negeri ini banyak manusia yang ragu akan pengambilan keputusannya, bahkan aku pun ragu dalam menulis tulisan ini. Tapi aku tak keberatan jika banyak dari kalian yang membaca tulisan ini memberikan caci maupun nasihat ataupun suatu kritik yang membangun. Itu memang sudah menjadi konsekuensi yang aku harus terima. Begitu pun dengan pengambilan kebijakan oleh para pemimpin kita yang diberi amanat untuk menjalankan rumah tangga yang ada di negeri ini. Apakah kebijakan kebijakan yang mereka ambil suatu keputusan yang diambil dengan tindakan tegas atau malah diambil dengan tindakan ragu dan penuh kebimbangan.
Antara ya dan tidak, antara benar dan salah, antara true dan false.
Kita makhluk yang berpikir bukan makhluk yang hanya mengandalkan hati dan perasaan. Kita hanya bisa berbuat apa yang dianggap kita benar dan menghindari apa yang dianggap kita salah.
Antara ya dan tidak, aku mempercayai kebikan kebijakan yang pemerintah ambil untuk kita.
Filed under: pikiranku | Tagged: Add new tag, pikiranku | Leave a Comment »
Posted on August 1, 2008 by aku suryana
aku yang lahir dari sebuah peradaban
peradaban peninggalan orde dan era pebaharuan
di sana lahir caci dan maki
di sana lahir aspirasi dan tuntutan
tapi aku tertindas oleh peradaban yang tak aku mengerti
kemana tujuan peradaban ini?
aku terus bertanya pada semua yang aku rasakan
aku terus mencari jawaban atas semua pertanyaanku
aku yang akan pergi dari sebuah peradaban primitif
penuh orang yang haus kuasa dan materi yang selalu dikejar
penuh orang yang haus akan keadilan dan kemanusiaan yang selalu ditinggal
aku yang akan temukan peradaban yang tertutupi
oleh kamuflase dunia yang butakan penglihatan umat
Filed under: sadjak | Tagged: Add new tag, sadjak | Leave a Comment »